Apa Itu Serangan Panik dan Bagaimana Mengobatinya?

Pernah dengar istilah tentang serangan panic? Dimana orang secara tiba-tiba merasa serangan jantung dan mengira dirinya sedang kritis.

Hal ini mungkin dialami oleh kalian sendiri juga. Serangan panic ini umumnya banya dialami oleh remaja wanita hingga dewasa.

Serangan panic adalah munculnya rasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba, kondisi yang juga disebut dengan serangan kegelisahan ini ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, nafas menjadi pendek, pusing, otot tegang, atau gemetar.

Serangan ini bisa berlangsung selama beberapa menit atau hingga setengah ja,. Serangan panic bisa dialami sesekali dalam hidup, yang biasanya menghilang saat keadaan atau situasi pemicunya berakhir.

Namun, jika serangan panic terjadi secara berulang dan untuk jangka waktu yang lama, maka kondisi ini disebut gangguan panic.

Apa Itu Serangan Panik

Serangan panic merupakan timbulnya rasa takut yang datang secara tiba-tiba tanpa penyebab dengan mengalami serangan jantung hingga mengira dirinya sedang kritis.

Gejala serangan panic umumnya muncul dengan tiba-tiba dan berlangsung selama 5 – 20 menit hingga 1 jam.

Beberapa gejala serangan panic diantaranya:

  • Gemetar
  • Sakit tenggorokan dan sulit bernafas
  • Detak jantung yang cepat dan keras
  • Adanya kram perut
  • Sakit dada
  • Pusing atau bahkan pingsan
  • Rasa mual
  • Mati rasa atau kebal
  • Keringat berlebihan

Serangan panic juga memiliki gejala serupa dengan penyakit lain, seperti serangan jantung. Jika ada yang mengalami serangan panic namun menyerupai gejala serangan jantung, disarankan untuk segera lakukan pemeriksaan pada dokter ahli.

Penyebab Serangan Panik

Kasus serangan panic biasanya menyerang tanpa peringatan dan tak kenal wakti. Ada beberapa faktor yang berperan dalam terjadinya serangan panic:

  • Stress berlebihan
  • Temperamen yang udah terpengaruh oleh stress
  • Memiliki riwayat pelecehan fisik atau seksual semasa kecil
  • Faktor genetic dalam keluarga
  • Peristiwa traumatis
  • Perubahan zat yang berdampak pada fungsi otak untuk bekerja
  • Mengonsumsi minuman berkafein yang berlebihan

Cara Mengobati Serangan Panik

Mengobati serangan panic dapat dengan beberapa cara yang dipilih dan disesuaikan berdaraskan kondisi pengidap, riwayat penyakit, diantaranya:

  • Obat-obatan

Pengobatan serangan panic dapat menggunakan obat-obatan, karena efektif dalam mengurangi adanya gejala serangan panic dan depresi.

Membutuhkan waktu beberapa minggu hingga menunjukkan adanya perubahan pada gejala yang dirasakan. Serta perhatikan bahwa penggunaan obat-obatan memiliki efek samping jika diberikan kepada wanita hamil. 

  • Psikoterapi

Terapi dianggap sebagai pengobatan yang paling efektif untuk mengobati serangan panic, dan dikenal dengan terapi wicara.

Selain itu, memiliki cara untuk perawatan diri juga membantu untuk dapat mengenali dan mengendalikan gejala pada pengidap serangan panic seperti:

  • Aktif secara fisik menjaga suasana hati (mood)
  • Berlatih mengelola stress dan relaksasi
  • Mengikuti jadwal dan program pengobatan
  • Menjaga waktu tidur
  • Tetap focus pada teknik pernapasan dan relaksasi yang direkomendasikan terapis dan hindari melawan serangan tersebut.

Cara Mencegah Serangan Panik

Pencegahan dari serangan panic adalah dengan cara mengikuti rangkaian perawatan yang direkomendasikan oleh dokter dan tetap menjaga tubuh mu tetap aktif.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk ke dokter? Segeralah hubungi dokter jika kalian merasakan gejala-gejala di atas.

Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit.

Itulah informasi lengkap mengenai serangan panic. Semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *