MENGETAHUI LEBIH DALAM TENTANG ORANG YANG MENGIDAP GANGGUAN BIPOLAR DAN CIRI – CIRINYA

Mungkin kamu sudah tidak asing dengan penyakit mental yang satu ini. Tidak sedikit dari artis yang mengindap Bipolar dan mereka membagikan kisah hidupnya. Dari mulai mereka awalnya terkenanya, didiagnosis hingga bagaimana mereka harus menjalani kehidupan dengan bipolar di dalamnya. Menjadi satu hal yang menarik untuk diketahui lebih dalam, apa sebetulnya bipolar tersebut. Ciri – ciri orang yang sudah terkena itu bagaimana dan sebagainya. Sehingga kita dapat menambah wawasan, bila ada orang yang disekita ternyata ada yang seperti itu. Bipola sendiri merupakan gangguan pskiatri, memliki dampak kepada suasana hati yang dimana dapat berubah secara ekstrim ini biasanya disebut dengan episode mania, juga ada depresif yang secara ekstrim.

Tentunya orang yang memiliki bipolar, akan mendapatkan kesulitan di dalamnya hidupnya jika tidak dapat menangani dengan tepat. Salah satunya bisa mempengaruhi kepada karir atau pun kehidupan yang dijalaninya. Bagaimana tidak dampak yang diterima ini bisa memberikan hambatan kepada apa yang akan dijalani, karena pada situasi mania biasanya mengalami susah tidur yang bisa berlangsung dalam beberapa hari juga ada efek halusinasi, delusi, kemarahan paranoid, sampai dengan psikosis.

Gangguan bipolar sendiri hadir dari faktor genetic serta non – genetic. Untuk melihat seberapa parah gangguan bipolar ini bisa terjadi itu tergantung, ada yang ringan ada juga yang esktrim. Terjadinya pun berbeda – beda, ada yang memang terjadi dengan bertahap dan juga ada yang tiba – tiba dengan jangka waktu berhari – hari bahkan berminnggu – minggu.

Mungkin kalian bertanya – tanya, apa sebetulnya yang menjadi penyebab hingga bisa orang mengidap gangguan bipolar. Sebetulnya belum diketahui secara jelas hanya saja pada gangguan bipolar itu terlibatnya disregulasi dari fungsi otak juga terkadang mempunyai komponen dari genetic yang dimana ini bisa bawaan dari keluarga.

Biasanya orang mengidap gangguan bipolar ini hadir diusia remaja diama 15 tahun sampai dengan 24 tahun. Ini bisa terus menerus ada selama perjalanan hidup. Tetapi, ada juga beberapa usia lansia yang terkena atau baru mengidap gangguan bipolar ini yaitu berumur di atas 65 tahun.

Untuk tingkat keparahannya sendiri itu pastinya berbeda – beda dari setiap manusia. Ada orang yang bahkan tidak bisa merasa bahwa gejala – gejala bipolar itu ada, disisi lain ada orang merasakan gejala – gejala tersebut. Yang dimana membuat performa mereka dalam bekerja juga hidup yang normal lebih terganggu. Gangguan bipolar seperti ini harus mendapatkan tindakan yang tepat. Ini diberlakukan untuk menghindari terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Biasanya mereka yang berada pada episode mania, harus dirawat inap. Untuk yang depresi pun demikian, melakukan rawat inap karena dikhawatirkan akan hadirnya gejala psikotak. Gejala tersebut berupa delusi, halusinasi, dan pemikiran mereka yang tidak karuan.

Dalam penelitian sudah dibuktikan bahwa kira – kira 90 persen pengidap gangguan bipolar akan melakukan tindakan rawat inap dalam satu periode dimana psikiratrisnya sudah terganggu. Lalu untuk sisanya, tindakan rawat inapnya terjadi dua bahkan lebih sepanjang hidup mereka.

Ini untuk mengetahui ciri – ciri dari Bipolar episode mania :

Mereka yan g berada pada tahap ini merasakan fluktuasi yang ekstrim pada energinya juga euphoria serta kreativitasnya yang meningkat. Jadi, kesannya dia adalah manusia yang hiperaktif.

-Tidur bukanlah hal yang dibutuhkannya

-Rasanya ingin selalu bergerak

-Tempo bicara yang cepat

Itulah ulasan sekilas dari gangguan bipolar hingga ciri – cirinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *