Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

Pandemic virus Corona tak bisa dipungkiri selalu menimbulkan keresahan. Jutaan orang terinfeksi di seluruh dunia, ratusan ribu orang meninggal serta ratusan ribu lainnya mengalami penyakit serius dan efek kesehatan jangka panjang.

Namun, bukan hanya itu saja efek pandemic ini, pandemic ini bahkan mengancam kesehatan mental banyak orang.

Mulai dari kecemasan yang terus menerus seputar virus dan kemungkinan infeksi, hingga kekhawatoran tentang orang-orang tercinta yang tinggal jauh serta mereka yang membutuhkan fasilitas perawatan jangka panjang.

Bahkan, sampai terjadi pertengkaran dengan pasangan dan anak-anak yang belakangan ini seringkali terjadi.

Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Corona

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan utnuk menjaga kesehatan mental kita selama maa karantina ini? Bagaimana kita bisa mendapatkan bantuan yang kita butuhkan tanpa membahayakan kesehatan fisik?

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental selama pandemic virus corona ini.

1.Bertemu Online Dengan Keluarga dan Teman

Dunia mungkin terkunci, namun internet masih berfungsi, itulah salah satu dari sekian banyak kabar baik bagi kesehatan mental kita.

Dengan koneksi internet, kita masih bisa menghubungi keluarga serta kakek nenek yang ada di kampong halaman, mengobrol dengan orang tersayang yang tinggal jauh, berbicara dengan guru sekolah tentang rencana pelajaran atau menghubungi teman-teman dekat untuk tertawa bersama.

Koneksi online semacam ini bisa menjaga kesehatan mental kita selama masa karantina, jadi kalian bisa memanfaatkan alat teknologi yang kalian miliki.

2.Jadwalkan Sesi Terapi Online

Kalian mungkin pernah mendengar kisah tentang tukang cukur dan penata rambut yang mengandalkan panggilan video dengan klien mereka, mebimbing mereka langkah demi langkah untuk membatu mereka memotong rambut mereka sendiri.

Jika sesuatu yang sepele seperti memotong rambut dapat dilakukan dengan obrolan video, mengapa tidak sesuatu yang mendalam seperti terapi?

Sesi terapi online bisa menjadi hal yang tepat untuk menjaga kesehatan mental, membangkitkan semangat, memberi mekanisme mengatasi apa yang kita butuhkan, dan membantu kta melewati masa karantina dengan kondisi emosional yang baik.

Jika kalian sudah pernah menemui terapis, coba tanyakan apakah mereka dapat mejadwalkan sesi pengobatan jarak jauh melalui video.

3.Bantu Orang Lain Yang Membutuhkan

Banyak orang yang terena imbas secara ekonomi akibat pandemic virus corona, terutama di masa karantina.

Selain banyak orang kehilangan pekerjaan, jutaan usaha kecil di ambang kehancuran finansial. Realitas Konomi akibat pandemic virus corona benar-benar meresahkan.

Dalam kondisi ini, kamu bisa menjadi secercah cahaya bagi orang yang membutuhkan. Yang kamu perlukan hanyalah waktu dan keinginan untuk mewujudkannya.

Kamu bisa membagikan makanan untuk orang yang membutuhkan, menggalang sumbangan untuk membeli alat kesehatan yang kemudian disumbangkan ke rumah sakit atau membagikan masker sekaligus mengedukasi orang-orang yang tak bisa tinggal di rumah karena harus bekerja.

Tidak ada yang lebih baik dari berbagi, terutama ketika ada begitu banyak orang lain yang sangat membutuhkan.

4.Manjakan Diri

Keinginan untuk memanjakan diri sendiri akan selalu tampak menggoda dalam menghadapi pandemic virus corona ini.

Namun, taka da salahnya kalau kamu memperlakukan diri sendiri dengan istimewa. Jika kamu merasa lelah dan berada di ambang krisis kesehatan mental, luangkan waktu sebentar untuk bernapas, rileks, dan lakukan sesuatu hanya untuk diri sendiri.

Kamu bisa menonton film dan acara TV Favorit, menikmati mandi busa, atau membaca buku sambil menyeruput secangkir teh.

Itulah beberapa cara untuk menjaga kesehatan mental kita selama pandemic virus corona ini. Semoga kalian semua selalu sehat dan dilindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *