Tekanan Mental di Lingkungan Sekitar

Tekanan Mental di Lingkungan Sekitar

Tekanan Mental di Lingkungan Sekitar

Bukan hanya orang yang memiliki gangguan seperti bipolar / anxiety saja yang mudah merasakan tekanan sehingga emosional jadi tidak terkontrol. Kadang orang normal saja pun memiliki perasaan – perasaan seperti cemas dan sedih sama seperti yang mereka rasakan. Tapi bedanya orang normal masih bisa mengontrol perasaan & emosional dalam dirinya.

Tahukah anda sebenarnya faktor yang paling membuat kita “Mudah” merasa tertekan adalah suasana lingkurang di sekitar kita sendiri. Meski mungkin beberapa faktor tidak secara langsung mengarah ke anda, tapi ada juga dampak yang bisa kita rasakan. Ketika di sebuah komunitas, jika seorang saja anggota anda merasa sedang sedih / marah.

Meski bukan marah terhadap anda / kalian bukanlah penyebab masalah tersebut. Tapi pembawaan orang – orang disekitar juga bisa menjadi faktor kenyamanan pada diri anda. Ada 2 cara mengatasi hal ini, yang pertama kalian harus bisa belajar buat mengontrol & belajar emosi perasaan kamu. Dan yang terakhir adalah carilah lingkungan yang memang cocok buat mu.

Ciri – Ciri Lingkungan Sekitar Yang Bisa Bikin Tekanan Mental

Tekanan Mental di Lingkungan Sekitar

Rumah, seharunya rumah adalah tempat paling nyaman dan wadah setiap individu untuk berlindung. Namun tidak bisa dihindari juga kalau terkadang ada masalah bisa terjadi dengan anggota rumah kalian. Mungkin saja kakak, adik, ibu, ayah dan lain – lain sedang ada masalah diluar rumah. Sehingga terbawa-bawa sampai ke rumah.

Lingkungan Rumah, hidup bertetangga kadang enak dan kadang bisa tidak enak. Apa lagi kalau terlibat ribu – ribut sama tetangga sekitar, pasti rasanya kalian malas untuk keluar dan bertemu mereka. Ini juga bisa menjadi salah satu faktor yg menjadikan kamu merasa tertekan. Emosional mental kalian bisa menjadi tidak terkontrol juga bisa mengubah perasaan.

Lingkungan Kerja, bagi anda yang kerja di perkantoran / perusahaan, maka harus kuat mental untuk menghadapi tingkah laku orang asing yang beragam. Kita tidak bisa memaksakan kemauan kita dalam sebuah perusahaan, kecuali anda adalah bos / pemilik dari perusahaan tersebut. Untuk menghindari tekanan mental dalam dunia kerja, cobalah untuk bisa mengerti orang lain. Tanpa harus melukai perasaan anda juga tentunya.

STOP LAKUKAN KEKERASAN PADA ANAK, INI DIA DAMPAK YANG DITIMBULKANNYA

STOP LAKUKAN KEKERASAN PADA ANAK, INI DIA DAMPAK YANG DITIMBULKANNYA

Memiliki keluarga yang harmonis dan tentram menjadi idaman para keluarga. Siapa yang tidak menginginkan, keluarga yang utuh saling menyayangi dan saling menjaga, menjadi hal yang diinginkan oleh keluarga mana pun. Ketika menikah pastinya yang akan difikirkan adalah memiliki momongan, karena keluarga rasanya menjadi lebih dilengkap bila kehadiran si kecil di tengah – tengah keluarga. Menjadi keluarga yang seutuhnya setelah kehadiran si kecil, menjadi hal yang sangat dinanti – nanti oleh pasangan suami istri. Sudah resmi menjadi seorang ayah dan ibu, yang tentunya siap mendidik dan merawat anaknya dengan sepenuh hati. Tetapi tidak semua anak ternyata bisa mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya secara utuh.

Mungkin karena kesibukan yang dimiliki oleh kedua orang tua tersebut, membuat anak menjadi kurang kasih sayang. Tetapi tidak sedikit juga orang tua yang melakukan kekerasan kepada anak, dengan alasan anak yang tidak bisa patuh atau anaknya yang bandel. Tentu hal ini tidak dapat dibenarkan dalam sisi apapun. Apalagu untuk anak – anak yang masih kecil, mereka yang belum mengetahui tentang dunia seutuhnya. Seharusnya untuk memberi peringatan kepada anak, bila tidak bisa nurut dengan aturan yang diberikan. Berilah hukuman yang tidak mengandung unsur kekerasan, karena itu hanya akan memberikan anak rasa stress dan trauma. Ketahuilah dampak yang akan terjadi bila melakukan kekerasan kepada anak.

1.Dapat Memiliki Dampak yang Berujung Kematian

STOP LAKUKAN KEKERASAN PADA ANAK, INI DIA DAMPAK YANG DITIMBULKANNYA

Inilah adalah dampak yang sangat fatal dari kekerasan yang dilakukan kepada anak. Rasanya dibuat jengkel dan kesal sekali, bila kasus seperti ini terjadi. Anak yang masih kecil, dimana dia tidak tahu apa – apa karena mereka masih belajar. Sehingga dia belum mengetahui secara pasti mana yang salah dan juga mana yang benar, jadi yang dia perlukan adalah diajarkan. Memberikan hukuman atau peringatan kepada si anak karena sudah melakukan kesalahan itu memang hal yang wajar. Tetapi bila sudah menggunakan kekerasan, itu adalah yang buruk dan fatal untuk dilakukan.

Si kecil yang masih belum dapat membela dirinya ketika mendapatkan perlakukan seperti itu. Hanya bisa menangis, sembari menahan rasa sakit yang diberikan ketika orang tuanya melakukan kekerasan. Maka dari itu sebelum memutuskan untuk memiliki anak, sebaiknya ada kesiapan terlebih dahulu dari segi mental dan juga yang lainnya.

2.Luka atau Cedera

Menggunakan kekerasan kepada anak, biasanya orang tua menggunakan alat untuk bisa memukul si kecil. Menggunakan sapu lidi, tongkat, dan benda tumpul lainnya. Tentunya ini akan memberikan bekas dan dampak kepada anak, dimana anak bisa memar hingga kulitnya yang dapat berubah warna menjadi hijau atau keunguan. Disini anak tidak bisa melakukan apa – apa hanya bisa menangis karena rasa sakit yang ditimbulkan dari hasil pukulan tersebut.

Tidak hanya mendapatkan luka dan cedera, tetapi si anak juga mendapatkan rasa trauma dan stress. Akibat kekerasan yang dilakukan oleh orang tuanya.

3.Gangguan Perkembangan Otak serta Sistem Saraf

Karena kekerasan itu tidak hanya berdampak kepada fisiknya saja, kekerasan pada anak juga bisa berdampak kepada otak dan sistem sarafnya. Sehingga pertumbuhan kognitif si kecil menjadi lambat dan membuat prestasinya di sekolah menjadi menurut dan tidak baik.

Tumbuh kembang yang dilalui si anak pun tidak akan sempurna, karena dia harus menerima pukulan dan kekerasan lainnya yang seharusnya tidak dia dapatkan. Sistem  kekebalan, pernapasannya pun akan terpengaruhi dengan perlakuannya yang seperti ini.

Itulah dampak dari kekerasan kepada anak yang harus distop mulai dari sekarang.

MENGETAHUI LEBIH DALAM TENTANG ORANG YANG MENGIDAP GANGGUAN BIPOLAR DAN CIRI – CIRINYA

Mungkin kamu sudah tidak asing dengan penyakit mental yang satu ini. Tidak sedikit dari artis yang mengindap Bipolar dan mereka membagikan kisah hidupnya. Dari mulai mereka awalnya terkenanya, didiagnosis hingga bagaimana mereka harus menjalani kehidupan dengan bipolar di dalamnya. Menjadi satu hal yang menarik untuk diketahui lebih dalam, apa sebetulnya bipolar tersebut. Ciri – ciri orang yang sudah terkena itu bagaimana dan sebagainya. Sehingga kita dapat menambah wawasan, bila ada orang yang disekita ternyata ada yang seperti itu. Bipola sendiri merupakan gangguan pskiatri, memliki dampak kepada suasana hati yang dimana dapat berubah secara ekstrim ini biasanya disebut dengan episode mania, juga ada depresif yang secara ekstrim.

Tentunya orang yang memiliki bipolar, akan mendapatkan kesulitan di dalamnya hidupnya jika tidak dapat menangani dengan tepat. Salah satunya bisa mempengaruhi kepada karir atau pun kehidupan yang dijalaninya. Bagaimana tidak dampak yang diterima ini bisa memberikan hambatan kepada apa yang akan dijalani, karena pada situasi mania biasanya mengalami susah tidur yang bisa berlangsung dalam beberapa hari juga ada efek halusinasi, delusi, kemarahan paranoid, sampai dengan psikosis.

Gangguan bipolar sendiri hadir dari faktor genetic serta non – genetic. Untuk melihat seberapa parah gangguan bipolar ini bisa terjadi itu tergantung, ada yang ringan ada juga yang esktrim. Terjadinya pun berbeda – beda, ada yang memang terjadi dengan bertahap dan juga ada yang tiba – tiba dengan jangka waktu berhari – hari bahkan berminnggu – minggu.

Mungkin kalian bertanya – tanya, apa sebetulnya yang menjadi penyebab hingga bisa orang mengidap gangguan bipolar. Sebetulnya belum diketahui secara jelas hanya saja pada gangguan bipolar itu terlibatnya disregulasi dari fungsi otak juga terkadang mempunyai komponen dari genetic yang dimana ini bisa bawaan dari keluarga.

Biasanya orang mengidap gangguan bipolar ini hadir diusia remaja diama 15 tahun sampai dengan 24 tahun. Ini bisa terus menerus ada selama perjalanan hidup. Tetapi, ada juga beberapa usia lansia yang terkena atau baru mengidap gangguan bipolar ini yaitu berumur di atas 65 tahun.

Untuk tingkat keparahannya sendiri itu pastinya berbeda – beda dari setiap manusia. Ada orang yang bahkan tidak bisa merasa bahwa gejala – gejala bipolar itu ada, disisi lain ada orang merasakan gejala – gejala tersebut. Yang dimana membuat performa mereka dalam bekerja juga hidup yang normal lebih terganggu. Gangguan bipolar seperti ini harus mendapatkan tindakan yang tepat. Ini diberlakukan untuk menghindari terjadi hal – hal yang tidak diinginkan. Biasanya mereka yang berada pada episode mania, harus dirawat inap. Untuk yang depresi pun demikian, melakukan rawat inap karena dikhawatirkan akan hadirnya gejala psikotak. Gejala tersebut berupa delusi, halusinasi, dan pemikiran mereka yang tidak karuan.

Dalam penelitian sudah dibuktikan bahwa kira – kira 90 persen pengidap gangguan bipolar akan melakukan tindakan rawat inap dalam satu periode dimana psikiratrisnya sudah terganggu. Lalu untuk sisanya, tindakan rawat inapnya terjadi dua bahkan lebih sepanjang hidup mereka.

Ini untuk mengetahui ciri – ciri dari Bipolar episode mania :

Mereka yan g berada pada tahap ini merasakan fluktuasi yang ekstrim pada energinya juga euphoria serta kreativitasnya yang meningkat. Jadi, kesannya dia adalah manusia yang hiperaktif.

-Tidur bukanlah hal yang dibutuhkannya

-Rasanya ingin selalu bergerak

-Tempo bicara yang cepat

Itulah ulasan sekilas dari gangguan bipolar hingga ciri – cirinya.

MEMBERIKAN BANTUAN YANG TEPAT KEPADA TEMAN YANG SEDANG MENGALAMI DEPRESI, INI DIA CARANYA

MEMBERIKAN BANTUAN YANG TEPAT KEPADA TEMAN YANG SEDANG MENGALAMI DEPRESI, INI DIA CARANYA

Manusia memang tidak ada yang sempurna dan juga tidak ada yang bisa sempurna dalam mengatasi setiap permasalahan yang hadir di dalam hidupnya. Setiap orang dalam mengatasi permasalah yang datang kepada hidupnya itu dengan cara yang berbeda – beda. Tapi ada golongan orang yang tidak bisa untuk mengatasi permasalahan hidupnya sehingga bisa memberikan dapak yang buruk kepada dirinya yaitu stress atau depresi. Mendapati hal yang demikian bukanlah hal yang sulit. Bahkan tidak sedikit orang yang bisa terkena atau mengalami hal seperti ini. Bila stress atau depresi yang dialaminya masih ringan, sebisa mungkin untuk membantunya. Tetapi bila sudah tingkat berat bisa dicek ke orang yang ahli.

Rasanya iba dan khawatir bila hal tersebut terjadi kepada orang yang berada di sekeliling kita. Contohnya hal itu terjadi kepada teman kita, teman dekat kita. Rasa ingin membantu tentunya ada, tetapi kamu bingung harus melakukan hal seperti untuk bisa membantunya dengan tepat. Jangan sampai nantinya bantuan yang kamu berikan malah memperburuk keadaanya. Sebelum melakukannya kamu harus tenang terlebih dahulu, karena bisa gawat kalau kamu ikut dengann alur dari teman kamu. Karena terlalu keras dalam berfikir bagaimana caranya untuk membantu, ini menjadi boomerang pada diri sendiri tentunya. Sebelum melakukannya kamu perlu untuk mencari tahu dulu apa yang benar dan salah untuk dilakukan dalam memberikan bantuan kepada teman kamu. Simak cara – cara ini yang akan memberikan bantuan kepada kamu dalam membantu teman kamu atau siapapun yang sedang mengalami stress atau depresi.

1.Mencari Tahu Terlebih Dahulu

MEMBERIKAN BANTUAN YANG TEPAT KEPADA TEMAN YANG SEDANG MENGALAMI DEPRESI, INI DIA CARANYA

Ketahui apa yang sebetulnya terjadi terhadap teman kamu, tanda – tanda yang dia tunjukan apakah benar sedang berada dalam depresi atau tidak. Bila memang teman kamu sedang mengalam masa stress juga depresi, cari tahu dahulu masalah apa yang sebenarnya sedang terjadi dan sedang teman kamu hadapi.

Cara ini menjadi cara awal yang bisa kamu lakukan, agar kamu bisa menjadi orang yang bisa mengerti kondisi dan permasalahan yang sedang dihadapinya. Mungkin kamu tidak memberikan bantuan yang terlalu lebih seperti menghilangkan depresinya. Tetapi setidaknya bisa membuatnya menjadi lebih tenang dan tidak merasa kalau dia sendirian di dunia ini. Jadi kamu bisa mengatur kondisi yang akan teman dan kamu hadapi.

2.Datang dan Dengarkan

Datang dan Dengarkan

Disaat kamu tidak menemukan apa masalah yang sebetulnya sedang dihadapi oleh teman kamu. Tidak perlu bingung, karena kamu tetap bisa membantunya dengan cara kamu datang untuk menemaninya dan mendengarkannya. Biasanya orang yang depresi itu karena mereka tidak memiliki orang untuk bisa diajak berbicara, sehingga mereka cenderung menyimpan segala sesuatunya sendiri.

Jadi kamu bisa menjadi pendengar yang baik, meskipun kamu tidak tahu apa yang sebetulnya terjadi. Tapi kamu dapat melakukannya dengan hanya mendengarkan. Teman kamu pasti akan merasa lebih baik setelah itu.

3.Jangan Memperlakukan Mereka Berbeda Dengan yang Lain

Jangan Memperlakukan Mereka Berbeda Dengan yang Lain

Bukan karena teman kamu sedang berada dibawah tekanan, kamu memperlakukannya dengan beda dengan teman – teman kamu yang lain. Justru teman yang sedang depresi harus dirangkul, kamu ajak dia bermain, tetap berbicara tentang segala hal seperti biasanya. Sehingga dia bisa merasakan bahwa ternyata hidupnya itu menyangkan dan memberikan rasa yang lebih aman dan tenang.

Sekian cara untuk membantu teman yang sedang mengalami depresi, kamu bisa mengikuti cara – cara yang ada diatas!

MEMAHAMI CARA UNTUK DAPAT MENGUATKAN MENTAL, AGAR TIDAK MUDAH GOYAH

MEMAHAMI CARA UNTUK DAPAT MENGUATKAN MENTAL, AGAR TIDAK MUDAH GOYAH

Berada disituasi sangat terpuruk, karena banyaknya cobaan dan juga masalah yang datang dilih berganti membuat diri sendiri menjadi rapuh rasanya. Tidak hanya mengenai fisik dampaknya, tetapi juga mengenai mental yang berada didalam tubuh. Sudah menjadi kodratnya bahwa kita manusia yang masih bernafas, pastinya akan mendapatkan masalah dan cobaan yang silih berganti. Entah itu dari kesalahan atau kecorobohan diri sendiri, atau bisa datang luar diri kita. Bisa dari lingkungan kita, orang – orang terdekat, atau dari mana saja yang arahnya tidak pernah kita duga. Masalah dan cobaan menjadi hal yang wajar saat datang, hanya bagaiman akita bisa mengatasi serta melewati masalah tersebut. Mau masalah itu kecil atau besar sekalipun kita harus bisa melaluinya, agar bisa melanjutkan hidup dengan rasa tenang dan  aman.

Terkadang ada masanya kita berada dititik terbawah kita, tidak bisa menghadapi masalah secara gentle. Berusaha untuk menghindar bahkan lari dari masalah tersebut, karena tidak tahu apa yang seharusnya dilakukan atau mungkin beberapa orang malas untuk berhadapan dengan hal itu. Tapi itu bukanlah cara yang terbaik untuk kamu ambil dan jalani, bukan keputusan yang tepat untuk bisa dilakukan. Justru hal tersebut bila dilakukan akan menjadi bertambah buruk, bukannya membuat diri menjadi merasa aman dan tentram. Malah membuat masalah baru yang lainnya muncul, maka dari mental yang berada didalam diri harus ditingkatkan. Maksud dari ditingkatkan yaitu makin diperkuat. Sehingga ketika kamu menghadapi masalah apapun bisa dihadapi dengan benar dan baik. Langsung saja pahami cara agar bisa memperkuat mental, sehingga tidak mudah goyah dengan kehidupan yang penuh misteri ini.

1.Mencoba Untuk Melakukan Satu Hal Sulit

MEMAHAMI CARA UNTUK DAPAT MENGUATKAN MENTAL, AGAR TIDAK MUDAH GOYAH

Biasanya diri ini menghindari sesuatu yang sulit dan terlihat susah untuk dilakukan. Untuk sekarang cobalah untuk melakukan hal sulit tersebut, satu kali dalam satu minggu. Ini bisa melatih dan mengasah mental kamu, untuk berhadapan dengan suatu hal yang sulit. Tentunya hal sulit tersebut jangan yang mengancam dan membahayakan diri kamu sendiri.

Hal sulit tersebut seperti hobi atau kegiatan yang biasanya kamu hindari, karena kamu tidak memiliki ketertarikan terhadap hal itu, seperti golf, melukis dan yang lain – lain. Mencoba untuk tidak berada di zona nyaman kamu saja. Bahwa terdapat hal yang luar biasa di luar sana, jika kamu ingin mencobanya.

2.Menjaga Kesehatan Fisik

 Kesehatan Fisik

Kesehatan mental dan juga fisik menjadi dua hal yang berhubungan, yang dimana keduanya itu harus seimbang. Untuk memiliki mental yang kuat maka kesehatan dari fisik pun harus dijaga, dengan cara berolahraga secara rutin, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan aktivitas yang bisa membuat fisik sehat lainnya.

3.Bersyukur Dengan Hal – Hal yang Sudah Dilakukan

bersyukur

Jangan menganggap spele dengan rasa syukur. Karena dengan bersyukur atas apa yang sudah kamu lakukan bisa membuat diri merasa cukup dan tenang. Bila tidak terciptanya rasa syukur didalam diri, maka rasanya selalu saja ada yang kurang dan tidak pernah cukup dengan apa yang sudah didapatkan. Ini menjadi hal yang tidak baik untukdiri sendiri, kamu bisa merasakan stress dan overthinking yang berdampak menjadi sulit untuk tidur. Jadi, jangan lupa untuk bersyukur disetiap harinya.

Itulah cara untuk menguatkan mental agar tidak mudah goyah, jangan dilewatkan!