MEMBERIKAN BANTUAN YANG TEPAT KEPADA TEMAN YANG SEDANG MENGALAMI DEPRESI, INI DIA CARANYA

MEMBERIKAN BANTUAN YANG TEPAT KEPADA TEMAN YANG SEDANG MENGALAMI DEPRESI, INI DIA CARANYA

Manusia memang tidak ada yang sempurna dan juga tidak ada yang bisa sempurna dalam mengatasi setiap permasalahan yang hadir di dalam hidupnya. Setiap orang dalam mengatasi permasalah yang datang kepada hidupnya itu dengan cara yang berbeda – beda. Tapi ada golongan orang yang tidak bisa untuk mengatasi permasalahan hidupnya sehingga bisa memberikan dapak yang buruk kepada dirinya yaitu stress atau depresi. Mendapati hal yang demikian bukanlah hal yang sulit. Bahkan tidak sedikit orang yang bisa terkena atau mengalami hal seperti ini. Bila stress atau depresi yang dialaminya masih ringan, sebisa mungkin untuk membantunya. Tetapi bila sudah tingkat berat bisa dicek ke orang yang ahli.

Rasanya iba dan khawatir bila hal tersebut terjadi kepada orang yang berada di sekeliling kita. Contohnya hal itu terjadi kepada teman kita, teman dekat kita. Rasa ingin membantu tentunya ada, tetapi kamu bingung harus melakukan hal seperti untuk bisa membantunya dengan tepat. Jangan sampai nantinya bantuan yang kamu berikan malah memperburuk keadaanya. Sebelum melakukannya kamu harus tenang terlebih dahulu, karena bisa gawat kalau kamu ikut dengann alur dari teman kamu. Karena terlalu keras dalam berfikir bagaimana caranya untuk membantu, ini menjadi boomerang pada diri sendiri tentunya. Sebelum melakukannya kamu perlu untuk mencari tahu dulu apa yang benar dan salah untuk dilakukan dalam memberikan bantuan kepada teman kamu. Simak cara – cara ini yang akan memberikan bantuan kepada kamu dalam membantu teman kamu atau siapapun yang sedang mengalami stress atau depresi.

1.Mencari Tahu Terlebih Dahulu

MEMBERIKAN BANTUAN YANG TEPAT KEPADA TEMAN YANG SEDANG MENGALAMI DEPRESI, INI DIA CARANYA

Ketahui apa yang sebetulnya terjadi terhadap teman kamu, tanda – tanda yang dia tunjukan apakah benar sedang berada dalam depresi atau tidak. Bila memang teman kamu sedang mengalam masa stress juga depresi, cari tahu dahulu masalah apa yang sebenarnya sedang terjadi dan sedang teman kamu hadapi.

Cara ini menjadi cara awal yang bisa kamu lakukan, agar kamu bisa menjadi orang yang bisa mengerti kondisi dan permasalahan yang sedang dihadapinya. Mungkin kamu tidak memberikan bantuan yang terlalu lebih seperti menghilangkan depresinya. Tetapi setidaknya bisa membuatnya menjadi lebih tenang dan tidak merasa kalau dia sendirian di dunia ini. Jadi kamu bisa mengatur kondisi yang akan teman dan kamu hadapi.

2.Datang dan Dengarkan

Datang dan Dengarkan

Disaat kamu tidak menemukan apa masalah yang sebetulnya sedang dihadapi oleh teman kamu. Tidak perlu bingung, karena kamu tetap bisa membantunya dengan cara kamu datang untuk menemaninya dan mendengarkannya. Biasanya orang yang depresi itu karena mereka tidak memiliki orang untuk bisa diajak berbicara, sehingga mereka cenderung menyimpan segala sesuatunya sendiri.

Jadi kamu bisa menjadi pendengar yang baik, meskipun kamu tidak tahu apa yang sebetulnya terjadi. Tapi kamu dapat melakukannya dengan hanya mendengarkan. Teman kamu pasti akan merasa lebih baik setelah itu.

3.Jangan Memperlakukan Mereka Berbeda Dengan yang Lain

Jangan Memperlakukan Mereka Berbeda Dengan yang Lain

Bukan karena teman kamu sedang berada dibawah tekanan, kamu memperlakukannya dengan beda dengan teman – teman kamu yang lain. Justru teman yang sedang depresi harus dirangkul, kamu ajak dia bermain, tetap berbicara tentang segala hal seperti biasanya. Sehingga dia bisa merasakan bahwa ternyata hidupnya itu menyangkan dan memberikan rasa yang lebih aman dan tenang.

Sekian cara untuk membantu teman yang sedang mengalami depresi, kamu bisa mengikuti cara – cara yang ada diatas!

MEMAHAMI CARA UNTUK DAPAT MENGUATKAN MENTAL, AGAR TIDAK MUDAH GOYAH

MEMAHAMI CARA UNTUK DAPAT MENGUATKAN MENTAL, AGAR TIDAK MUDAH GOYAH

Berada disituasi sangat terpuruk, karena banyaknya cobaan dan juga masalah yang datang dilih berganti membuat diri sendiri menjadi rapuh rasanya. Tidak hanya mengenai fisik dampaknya, tetapi juga mengenai mental yang berada didalam tubuh. Sudah menjadi kodratnya bahwa kita manusia yang masih bernafas, pastinya akan mendapatkan masalah dan cobaan yang silih berganti. Entah itu dari kesalahan atau kecorobohan diri sendiri, atau bisa datang luar diri kita. Bisa dari lingkungan kita, orang – orang terdekat, atau dari mana saja yang arahnya tidak pernah kita duga. Masalah dan cobaan menjadi hal yang wajar saat datang, hanya bagaiman akita bisa mengatasi serta melewati masalah tersebut. Mau masalah itu kecil atau besar sekalipun kita harus bisa melaluinya, agar bisa melanjutkan hidup dengan rasa tenang dan  aman.

Terkadang ada masanya kita berada dititik terbawah kita, tidak bisa menghadapi masalah secara gentle. Berusaha untuk menghindar bahkan lari dari masalah tersebut, karena tidak tahu apa yang seharusnya dilakukan atau mungkin beberapa orang malas untuk berhadapan dengan hal itu. Tapi itu bukanlah cara yang terbaik untuk kamu ambil dan jalani, bukan keputusan yang tepat untuk bisa dilakukan. Justru hal tersebut bila dilakukan akan menjadi bertambah buruk, bukannya membuat diri menjadi merasa aman dan tentram. Malah membuat masalah baru yang lainnya muncul, maka dari mental yang berada didalam diri harus ditingkatkan. Maksud dari ditingkatkan yaitu makin diperkuat. Sehingga ketika kamu menghadapi masalah apapun bisa dihadapi dengan benar dan baik. Langsung saja pahami cara agar bisa memperkuat mental, sehingga tidak mudah goyah dengan kehidupan yang penuh misteri ini.

1.Mencoba Untuk Melakukan Satu Hal Sulit

MEMAHAMI CARA UNTUK DAPAT MENGUATKAN MENTAL, AGAR TIDAK MUDAH GOYAH

Biasanya diri ini menghindari sesuatu yang sulit dan terlihat susah untuk dilakukan. Untuk sekarang cobalah untuk melakukan hal sulit tersebut, satu kali dalam satu minggu. Ini bisa melatih dan mengasah mental kamu, untuk berhadapan dengan suatu hal yang sulit. Tentunya hal sulit tersebut jangan yang mengancam dan membahayakan diri kamu sendiri.

Hal sulit tersebut seperti hobi atau kegiatan yang biasanya kamu hindari, karena kamu tidak memiliki ketertarikan terhadap hal itu, seperti golf, melukis dan yang lain – lain. Mencoba untuk tidak berada di zona nyaman kamu saja. Bahwa terdapat hal yang luar biasa di luar sana, jika kamu ingin mencobanya.

2.Menjaga Kesehatan Fisik

 Kesehatan Fisik

Kesehatan mental dan juga fisik menjadi dua hal yang berhubungan, yang dimana keduanya itu harus seimbang. Untuk memiliki mental yang kuat maka kesehatan dari fisik pun harus dijaga, dengan cara berolahraga secara rutin, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, dan aktivitas yang bisa membuat fisik sehat lainnya.

3.Bersyukur Dengan Hal – Hal yang Sudah Dilakukan

bersyukur

Jangan menganggap spele dengan rasa syukur. Karena dengan bersyukur atas apa yang sudah kamu lakukan bisa membuat diri merasa cukup dan tenang. Bila tidak terciptanya rasa syukur didalam diri, maka rasanya selalu saja ada yang kurang dan tidak pernah cukup dengan apa yang sudah didapatkan. Ini menjadi hal yang tidak baik untukdiri sendiri, kamu bisa merasakan stress dan overthinking yang berdampak menjadi sulit untuk tidur. Jadi, jangan lupa untuk bersyukur disetiap harinya.

Itulah cara untuk menguatkan mental agar tidak mudah goyah, jangan dilewatkan!

Ciri-Ciri Depresi Pada Remaja, Yuk Kenali!

Gangguan depresi memang bisa dialami oleh Siapa saja, termasuk para remaja. Ciri-ciri depresi pada remaja secara medis juga tak jauh berbeda dengan depresi pada orang dewasa.

Ciri-ciri depresi pada remaja yang paling umum adalah perasaan sedih dan kehilangan minat terus menerus. Namun, ada berbagai ciri-ciri lainnya yang juga mungkin terjadi.

Ciri-Ciri Depresi Pada Remaja

Secara keseluruhan, ciri-ciri depresi pada remaja meliputi perubahan sikap dan perilaku yang bisa menyebabkan masalah serta mengganggu kegiatan sosial lainnya.

Perubahan sikap dan perilaku ini bervariasi tingkat keparahannya. Berikut ini beberapa perubahan emosi dan perilaku remaja yang menunjukkan ciri-ciri depresi.

1.Perubahan Emosional

Seorang remaja mungkin akan menunjukkan ciri-ciri depresi melalui perubahan emosional seperti:

  • Perasaan sedih, bisa menangis tanpa alasan yang jelas
  • Frustrasi atau perasaan lekas marah, walaupun hanya karena hal kecil
  • Merasa putus asa atau hampa
  • Suasana hati yang mudah tersinggung atau kesal
  • Kehilangan minat atau kesenangan pada aktivitas yang biasa dilakukan
  • Berkonflik dengan keluarga dan teman
  • Tingkat percaya diri yang rendah
  • Perasaan tidak berharga atau merasa bersalah
  • Menyalahkan diri sendiri atau mengkritik diri sendiri secara berlebihan pada kegagalan masa lalu
  • Sensitivitas ekstrim terhadap penolakan atau kegagalan dan membutuhkan kepastian yang berlebihan
  • Sulit konsentrasi, berpikir, mengingat atau membuat keputusan
  • Terus-terusan berpikir bahwa hidup dan masa depan suram
  • Seringkali memikirkan kematian atau memiliki pikiran bunuh diri

2.Perubahan Perilaku

Selain perubahan emosional, ciri-ciri depresi pada remaja juga bisa dikenali dari perubahan perilaku seperti:

  • Kelelahan dan kehilangan tenaga
  • Insomnia atau terlalu banyak tidur
  • Perubahan nafsu makan, bisa berupa menurunnya nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan atau sebaliknya
  • Menggunakan narkoba atau alkohol
  • Gelisah, seperti meremas tangan, tidak bisa duduk tenang atau mondar-mandir
  • Lambat dalam berpikir, bicara dan saat menggerakan tubuh
  • Mengeluhkan nyeri tubuh atau sakit kepala yang tidak dapat dijelaskan
  • Menjauh dari kehidupan sosial
  • Prestasi sekolah menurun atau memburuk
  • Sering tidak masuk sekolah
  • Tidak memerhatikan penampilan atau kebersihan diri
  • Melakukan kegiatan berisiko atau mengganggu atau perilaku lainnya yang tidak biasa
  • Menyakiti diri sendiri, membuat luka secara sadar termasuk juga membuat tato berlebihan
  • Membuat rencana bunuh diri atau percobaan bunuh diri

Memang sulit untuk memastikan gangguan depresi atau hanya emosi biasa. Orang tua perlu memperhatikan perilaku anaknya selama beberapa waktu.

Jika ciri-ciri depresi ini terus terlihat dan mulai mengganggu kehidupan anak, sebaiknya orang tua berbicara pada dokter ahli kejiwaan.

Gejala depresi tidak bisa membaik dengan sendirinya dan bisa memburuk jika tidak ditangani. Karena itu, saran dari ahli merupakan yang terbaik.

Jika ciri-ciri depresi pada remaja mungkin dianggap sebagai kenakalan biasa. Namun, jika remaja tersebut benar-benar mengalami depresi dan dibiarkan tanpa pengobatan maka bisa berkembang dan menimbulkan komplikasi.

Berikut ini beberapa komplikasi dan masalah lain yang berkaitan dengan depresi pada remaja yang mungkin terjadi:

  • Penyalahgunaan alkohol dan narkoba
  • Masalah akademis
  • Konflik keluarga dan masalah dalam membina hubungan sosial
  • Terlibat dalam masalah hukum
  • Adanya upaya bunuh diri

Sebelum hal ini terjadi, alangkah baiknya mendiagnosis depresi pada remaja dengan berbagai pemeriksaan seperti tes laboratorium, ujian fisik, dan evaluasi psikologis.

Itulah berbagai informasi mengenai ciri-ciri depresi yang biasanya dialami oleh para remaja. Hal ini tentu saja sangat penting apalagi bagi para orang tua. Semoga bermanfaat.

Mau Tau Mentalmu Kuat Atau Tidak? Perhatikan Karakter Ini Di Dalam Dirimu

Saat baru lulus sekolah dan memasuki dunia perkuliahan, kita diharuskan untuk mengubah mindset dan mental kita supaya lebih kuat.

Karena, dunia perkuliahan memang tak sama dengan dunia sekolah. Jika di sekolah, kita tinggal menyantap apa yang disediakan. Sedangkan di perkuliahan, kita memilih sendiri apa yang terbaik untuk kita.

Karena itulah mahasiswa dituntut untuk memiliki mental sekuat baja untuk menjalani perkuliahan. Kalau mentalmu lembek, bisa-bisa kebiasaannya terbawa sampai ke dunia kerja nanti.

Ujung-ujungnya, kamu bakal jadi anak muda yang biasa aja. Jangan sampai seperti itu ya!

Karakter Ini Menunjukkan Bahwa Kamu Punya Mental Kuat

Secara teori, pengalaman hidup membuat kita lebih kuat dan menjadikan kita anak muda yang lebih baik.

Nah, coba kalian cek ke dalam diri kalian apakah kalian memiliki ciri-ciri di bawah ini. kalau punya, berarti kamu bermental kuat dan sudah siap menjalani hidup yang lebih keras lagi.

1.Tahu Bagaimana Menjaga Keseimbangan Emosi dan Logika

Ini bukan tentang apakah kamu lebih sering menggunakan perasaan atau logika. Ini tentang bagaimana kamu bisa menyeimbangkan keduanya.

Menurut psikolog, keduanya sama penting dan orang yang bermental kuat tahu kapan harus menyeimbangkan keduanya untuk membuat sebuah keputusan.

2.Tahu Bagaimana Menghabiskan Waktu Dengan Produktif

Banyak orang yang punya seribu alasan untuk tidak mengerjakan tugas dengan baik. Mereka yang mentalnya lemah biasanya menyalahkan keadaan.

Namun mereka yang bermental kuat focus untuk mengerjakan hal-hal penting dan nggak membuang-buang waktu. Intinya terus produktif dalam kegiatan sehari-hari.

3.Tahu Bagaimana Beradaptasi Dengan Perubahan

Hidup terus berubah. Dan kadang perubahannya gak semudah yang kita harapkan. Sebagian besar orang memilih untuk gak mau berubah dan tetap berada di zona nyaman.

Namun, mereka yang bermental kuat focus dalam menghadapi perubahan yang super cepat tersebut.

4.Tahu Bagaimana Belajar Dari Kesalahan

Banyak orang sukses bilang, lakukanlah banyak kesalahan ketika kita masih muda. Hal ini supaya kita bisa belajar lebih cepat dan bangkit dari kesalahan itu. Mereka yang bermental kuat akan benar-benar belajar dari kesalahannya.

5.Tahu Bahwa Merayakan Kesuksesan Orang Lain Itu Penting

Mereka yang punya mental kuat berarti tahu bagaimana bekerja sama. Kesuksesan orang lain gak pernah membuat mereka iri.

Mereka malah happy banget jika banyak orang sukses di sekelilingnya. Ini artinya, kamu bisa belajar banyak hal dari mereka. Kamu akan merasa terinspirasi, bukan terintimidasi.

6.Hidup dan Membuat Keputusan Berdasarkan Prinsip Yang Kamu Anut

Mereka yang bermental kuat selalu memperlihatkan prinsip yang dianutnya dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, orang yang gak suka korupsi waktu gak akan pernah datang terlambat. Orang yang menghargai persahabatan gak akan pernah nikam sahabat dari belakang.

Atau orang yang menyayangi orang tua gak akan menyia nyiakan uang kuliah yang diberikan. Hal hal kecil sekalipun akan memperlihatkan bagaimana kamu menghormati prinsip kamu sendiri.

7.Tahu Bagaimana Bertanggung Jawa Atas Setiap Tindakan mu

Bukan rahasia lagi bahwa gak semua orang berani memperlihatkan tangan sesudah melempar batu. Mereka yang bermental kuat gak akan melakukan hal itu.

Mereka tidak takut bertanggung jawab atas kesalahan mereka dan tentu saja mereka terus belajar dari kesalahan itu.

Itulah 7 sifat yang mencerminkan bahwa kamu memiliki mental yang kuat dan sudah siap menghadapi kerasnya dunia. Mentalmu kuat tidak?

Apa Itu Serangan Panik dan Bagaimana Mengobatinya?

Pernah dengar istilah tentang serangan panic? Dimana orang secara tiba-tiba merasa serangan jantung dan mengira dirinya sedang kritis.

Hal ini mungkin dialami oleh kalian sendiri juga. Serangan panic ini umumnya banya dialami oleh remaja wanita hingga dewasa.

Serangan panic adalah munculnya rasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba, kondisi yang juga disebut dengan serangan kegelisahan ini ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, nafas menjadi pendek, pusing, otot tegang, atau gemetar.

Serangan ini bisa berlangsung selama beberapa menit atau hingga setengah ja,. Serangan panic bisa dialami sesekali dalam hidup, yang biasanya menghilang saat keadaan atau situasi pemicunya berakhir.

Namun, jika serangan panic terjadi secara berulang dan untuk jangka waktu yang lama, maka kondisi ini disebut gangguan panic.

Apa Itu Serangan Panik

Serangan panic merupakan timbulnya rasa takut yang datang secara tiba-tiba tanpa penyebab dengan mengalami serangan jantung hingga mengira dirinya sedang kritis.

Gejala serangan panic umumnya muncul dengan tiba-tiba dan berlangsung selama 5 – 20 menit hingga 1 jam.

Beberapa gejala serangan panic diantaranya:

  • Gemetar
  • Sakit tenggorokan dan sulit bernafas
  • Detak jantung yang cepat dan keras
  • Adanya kram perut
  • Sakit dada
  • Pusing atau bahkan pingsan
  • Rasa mual
  • Mati rasa atau kebal
  • Keringat berlebihan

Serangan panic juga memiliki gejala serupa dengan penyakit lain, seperti serangan jantung. Jika ada yang mengalami serangan panic namun menyerupai gejala serangan jantung, disarankan untuk segera lakukan pemeriksaan pada dokter ahli.

Penyebab Serangan Panik

Kasus serangan panic biasanya menyerang tanpa peringatan dan tak kenal wakti. Ada beberapa faktor yang berperan dalam terjadinya serangan panic:

  • Stress berlebihan
  • Temperamen yang udah terpengaruh oleh stress
  • Memiliki riwayat pelecehan fisik atau seksual semasa kecil
  • Faktor genetic dalam keluarga
  • Peristiwa traumatis
  • Perubahan zat yang berdampak pada fungsi otak untuk bekerja
  • Mengonsumsi minuman berkafein yang berlebihan

Cara Mengobati Serangan Panik

Mengobati serangan panic dapat dengan beberapa cara yang dipilih dan disesuaikan berdaraskan kondisi pengidap, riwayat penyakit, diantaranya:

  • Obat-obatan

Pengobatan serangan panic dapat menggunakan obat-obatan, karena efektif dalam mengurangi adanya gejala serangan panic dan depresi.

Membutuhkan waktu beberapa minggu hingga menunjukkan adanya perubahan pada gejala yang dirasakan. Serta perhatikan bahwa penggunaan obat-obatan memiliki efek samping jika diberikan kepada wanita hamil. 

  • Psikoterapi

Terapi dianggap sebagai pengobatan yang paling efektif untuk mengobati serangan panic, dan dikenal dengan terapi wicara.

Selain itu, memiliki cara untuk perawatan diri juga membantu untuk dapat mengenali dan mengendalikan gejala pada pengidap serangan panic seperti:

  • Aktif secara fisik menjaga suasana hati (mood)
  • Berlatih mengelola stress dan relaksasi
  • Mengikuti jadwal dan program pengobatan
  • Menjaga waktu tidur
  • Tetap focus pada teknik pernapasan dan relaksasi yang direkomendasikan terapis dan hindari melawan serangan tersebut.

Cara Mencegah Serangan Panik

Pencegahan dari serangan panic adalah dengan cara mengikuti rangkaian perawatan yang direkomendasikan oleh dokter dan tetap menjaga tubuh mu tetap aktif.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk ke dokter? Segeralah hubungi dokter jika kalian merasakan gejala-gejala di atas.

Penanganan yang tepat dapat meminimalisir akibat, sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit.

Itulah informasi lengkap mengenai serangan panic. Semoga artikel ini bermanfaat.