INI DIA POLA HIDUP SEHAT YANG DIREKOMENDASIKAN UNTUK PENGIDAP BIPOLAR

INI DIA POLA HIDUP SEHAT YANG DIREKOMENDASIKAN UNTUK PENGIDAP BIPOLAR

Memang tidak mudah untuk menjalani hari – hari layaknya orang normal untuk para pengidap penyakit bipolar. Karena untuk beberapa momen tertentu akan terganggu, ketika penyakit ini muncul. Bila tidak bisa mengatasi penyakit ini dalam arti masih belum dapat untuk mengontrolnya pasti akan terasa kesulitan dan menganggu ke dalam pekerjaan bahkan sekolah. Tentu hal ini tidak ingin terjadi pada kamu bukan, menjadi merambat kepada aktivitas yang kamu miliki. Gangguan bipolar ini memang gangguan kesehatan jiwa yang menjadi perhatian karena gangguannya yang memang serius. Bahkan dampak buruk yang bisa terjadi adalah percobaan untuk melakukan bunuh diri, ini dapat terjadi bisa situasinya sudah tidak bisa teratasi lagi.

Sehingga kamu yang memiliki gangguan ini sebisa mungkin untuk bisa melakukan pola hidup yang sehat. Karena perubahan suasana hati yang ekstrim dan dapat terjadi tiba – tiba seperti itu, bila kamu tidak memiliki pola hidup yang sehat. Dimana badan yang sehat dapat memberikan mood yang baik juga untuk hati kamu, sehingaa pola hidup sehat menjadi hal yang penting untuk dapat kamu lakukan. Untuk melakukan dan mulai menjalani pola hidup dengan sehat, bukan hal yang tidak mungkin untuk dilakukan  para pengidap bipolar. Asalkan ada semangat dan dukungan dan keluarga juga teman – teman terdekat, sehingga dia bisa menjalankan pola hidup sehat tersebut dengan benar. Berikut pola hidup sehat yang direkomendasikan untuk pengidap bipolar.

1.Berolahraga Rutin

INI DIA POLA HIDUP SEHAT YANG DIREKOMENDASIKAN UNTUK PENGIDAP BIPOLAR

Berolahraga memang menjadi suatu kegiatan yang memiliki banyak sekali manfaat. Salah satunya untuk pengidap bipolar juga, dimana ini akan memberikan dampak yang baik kepada suasana hati mereka. Dengan berolahraga istirahat bisa lebih enak, juga tidur menjadi lebih nyenyak. Karena badan sudah melakukan kegiatan yang melelahkan dan mengeluarkan keringat. Tapi untuk melakukan olahraga pun, perlu fisik yang mendukung. Jangan sampai keadaan tubuh kamu sedang tidak baik, lebih jangan memaksakan untuk berolahraga.

Untuk memulai olahraganya , kamu tidak harus langsung berolahraga yang berat – berat. Kamu dapat memulainya dengan olahraga yang santai, contohnya dengan berjalan kaki. Kamu dapat mengajak teman kamu untuk berolahraga bersama, cukup dengan 30 menit saja.

2.Menerapkan Pola Makan yang Sehat

Menerapkan Pola Makan yang Sehat

Sesudah menerapkan olahraga yang rutin, kamu bisa melengkapinya dengan pola makan yang sehat. Sehingga olahraga yang sudah kamu lakukan tersebut, bisa berdampak lebih maksimal lagi untuk tubuh kamu. Pilihlah makanan sehat yang memang dapat memenuhi segala nutrisi kamu, bila kamu kebingungan dalam memilih makanan apa seharusnya kamu makan. Sekarang ini sudah banyak catering makanan sehat.

Dimana dalam sebulan kamu bisa berlangganan dan setiap harinya kamu akan dikirimkan makanan sehat terseut. Selain itu jika kamu ingin membuat makanan sehat sendiri, kamu lebih fokuskan pada sayuran juga buah – buahan.

3.Mengelola Stress

Mengelola Stress

Stress menjadi fakor yang sangat penting untuk dapat kamu kelola, karena ini dapat mempengaruhi pada perubahan suasana hati yang kamu sedang alami. Usahakan untuk jangan terlalu banyak fikiran dan memikirkan hal yang tidak perlu. Merebahkan badan di kasur atau sofa sambil menonton film favorit kamu, bisa memberikan rasa relax kepada diri.

Selain itu kamu juga dapat melakukan kegiatan atau hobi yang kamu sukai, seperti mewarnai, melukis, yoga. Dimana itu membutuhkan fokus kamu yang tinggi, jadi fokus kamu tidak akan keluar untuk hal yang bisa membuat kamu stress.

Itulah rekomendasi pola hidup sehat untuk pengidap bipolar.

REKOMENDASI TEMPAT YANG TEPAT UNTUK MENGHILANGKAN RASA STRESS YANG ADA

REKOMENDASI TEMPAT YANG TEPAT UNTUK MENGHILANGKAN RASA STRESS YANG ADA

Hidup di tengah situasi yang terhitung baru ini dialami oleh seluruh masyarakat yang berada di negara Indonesia. Lebih tepatnya lagi berada disituasi pandemi dimana sudah lebih dari enam bulan berada di tengah – tengah pandemi seperti ini, membuat segala sesuatu menjadi terbatas dan mengalami penurunan. Salah satu penurunan yang sangat dirasakan adalah pendapatan, entah mereka yang berbisnis atau mereka yang memang memiliki pekerjaan di kantor. Karena di kantor pun tidak menutup kemungkinan untuk kamu mengalami penurunan gaji dari atasan, sebab adanya penurunan pendapatan yang memang dirasakan oleh perusahaan. Membuat gaji dan pengurangan pegawai menjadi jalan yang harus diambil dan dilalui oleh pemilik perusahaan.

Hal – hal seperti ini memberikan dampak kepada segilintir orang menjadi sebuah masalah yang sangat besar. Dimana dapat menyerang fikiran dan bisa berakibat stress. Bagaimana tidak stress, harus menghadapi kehidupan bertahan untuk tetap hidup tanpa adanya pendapatan yang bisa mencukupi. Bial ini terus terjadi, tidak menutup kemungkinan membuat orang – orang menjadi stress karena banyaknya beban fikiran yang harus difikirkan. Seiring dengan berjalannya waktu, pemerintah melakukan dan menyalurkan bantuan sosial kepada para orang yang terkena imbas dari virus corona ini. Dengan dibantu data yang sudah dilakukan, membuat bantuan diharapkan dapat berjalan dan tersalurkan kepada target yang tepat. Sekarang bagaimana cara untuk bisa menghilangkan rasa stress yang berada di kepala? Kamu dapat mengunjungi tempat – tempat yang akan direkomendasikan berikut ini, bisa  membantu kamu menghilangkan rasa stress.

1.Gunung

REKOMENDASI TEMPAT YANG TEPAT UNTUK MENGHILANGKAN RASA STRESS YANG ADA

Tidak sedikit orang yang memilih gunung atau pegunungan untuk menjadi tempat menghilangkan stress. Tempat yang tidak akan banyak dikunjungi oleh banyak orang, meskipun ada saja tetapi tidak akan sebanyak tempat – tempat hiburan lainnya yang berada di kota. Pemandangan alam akan selalu menjadi obat terbaik untuk orang – orang yang ingin mencari ketenangan, kesejukan, dan pendinginan kepada fikiran. Karena pemandangan alam tidak pernah gagal, selalu menyuguhkan hal yang luar biasa.

Di gunung kamu dapat melihat pemandangan pemukiman warga yang sangat kecil ukurannya, belum lagi kicauan dari burung – burung yang terbang bebas di langit. Melihat awan yang begitu indah, apalagi ketika datagnya sunrise atau sunset menjadi hal yang tidak boleh kamu lewatkan. Beban fikiran dan rasa stress yang berada di fikiran kamu dapat perlahan sirna dan hilang.

2.Pantai

Pantai

Mendengar ombak yang jatuh mengahmpiri bibir pantai, hembusan angina pantai dan bermain pasir pantai yang lembut menjadi hal yang sangat menyenangkan dan secara tidak langsung bisa memberikan rasa tenang yang lebih nyata kepada fikiran dan diri sendiri. Menjadi tempat yang tepat untuk kamu datangi ketika sedang merasa stress, ingin mencari pemandangan alam yang bisa membuat sejuk mata dan juga telinga.

Sembari meminum air kelapa yang langsung buah kelapanya, sambil duduk tenang menikmati indahnya alam. Dengan tiupan angin yang menyentuh kulit, benar – benar memberikan refleksi yang begitu nyata.

3.Membaca Buku Favorit di Perpustakaan

Membaca Buku Favorit di Perpustakaan

Memang tempat orang untuk menghilangkan rasa penat dan stress itu berbeda – beda, mungkin kamu akan sennag dengan tempat yang satu ini yaitu perpustakaan. Kamu yang senang membaca dan mencari ketenangannya adalah dengan membaca di perpustakaan. Dimana kamu akan bertemu dengan berbagai macam buku yang akan membuat kamu senang, sebab memberikan kamu wawasan yang lebih luas lagi. Fokus kepada kegiatan yang memang membuat kamu senang dan tenang.

Ituah beberapa rekomendasi tempat untuk kamu yang menghilangkan stress.

Pernah Dengar Orang Bipolar? Yuk Ketahui Lebih Dalam!

Pernah Dengar Orang Bipolar? Yuk Ketahui Lebih Dalam!

Gangguan Bipolar merupakan kondisi kejiwaan yang membuat penderitanya mengalami perubahan emosi yang drastic, dari mania 9sangat senang), menjadi depresif (sangat terpurukk), atau pun sebaliknya.

Sebelum terjadi perubahan dari satu emosi ke emosi yang lain, biasanya terdapat fase dimana suasana hati atau emosi pasien normal.

Namun pada kasus tertentu, perubahan emosi juga bisa terjadi tanpa adanya fase normal. Tiap emosi atau gejala, baik mania maupun depresi, bisa berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Pernah Dengar Bipolar? Apa Itu?

Pernah Dengar Orang Bipolar? Yuk Ketahui Lebih Dalam!

Gejala mania yang muncul pada penderita gangguan bipolar bisa berupa:

  • Merasa sangat bahagia atau senang.
  • Berbicara sangat cepat, sering, dan tidak seperti keadaan normal.
  • Merasa sangat bersemangat.
  • Muncul rasa percaya diri yang berlebihan.
  • Keinginan untuk tidur menurun.
  • Tidak nafsu makan.
  • Mudah terganggu.

Gejala mania juga bisa ditandai dengan munculnya pikiran untuk membuat keputusan yang buruk atau cenderung bersikap impulsive.

Dalam hal ini penderita gangguan bipolar bisa secara tiba-tiba melakukan hubungan seksual yang tidak sehat, menyalahgunakan NAPZA, atau melakukan hal lain yang bisa merugikan dirinya bahkan orang lain.

Sedangkan gejala depresi yang muncul pada penderita bipolar dapat berupa:

  • Merasa sangat sedih dan putus asa.
  • Lemas dan kurang energi.
  • Sulit berkonsentrasi atau mengingat sesuatu.
  • Hilang keinginan untuk beraktivitas.
  • Merasa kesepian dan tidak berguna.
  • Merasa bersalah.
  • Pesimis terhadap segala hal.
  • Tidak nafsu makan.
  • Gangguan dalam tidur seperti sulit tidur atau bangun terlalu dini.
  • Delusi atau waham.
  • Muncul keinginan untuk bunuh diri.

Penderita gangguan bipolar juga bisa mengalami munculnya gejala mania dan depresif secara bersamaan.

Ada dua fase dalam gangguan bipolar, yaitu fase mania (naik) dan depresi (turun). Pada periode mania, pengidapnya jadi terlihat enerjik, bersemangat, dan bicara cepat.

Sedangkan pada periode depresi, pengidapnya justru akan terlihat sedih, lesu, dan hilang minat terhadap aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan perputaran episode suasana hati, ada sebagian pengidap gangguan bipolar yang mengalami keadaan normal di antara mania dan depresi.

Ada pula yang mengalami perputaran cepat dari mania ke depresi atau sebaliknya tanpa adanya periode normal (rapid cycling).

Selain itu, ada juga pengidap yang mengalami mania dan depresi secara bersamaan. Contohnya, ketika pengidap merasa sangat berenerjik namun di saat bersamaan juga merasa sangat sedih dan putus asa. Gejala ini dinamakan dengan periode campuran (mixed state).

Diagnosis lebih lanjut mengenai kondisi ini sangat dibutuhkan, sebab gejala gangguan bipolar mirip dengan kondisi lain, seperti penyakit tiroid, serta dampak dari kecanduan alkohol atau penyalahgunaan NAPZA.

Pemeriksaan yang dilakukan bisa dengan metode wawancara ke keluarga atau kerabat pengidap gangguan bipolar. Wawancara ini terkait gejala, seperti sejak kapan dan seberapa sering gejala muncul.

Pengidapnya juga kemudian akan dirujuk ke psikiater atau dokter spesialis kesehatan jiwa. Psikiater akan melakukan beberapa pengamatan terkait pola bicara, berpikir, dan bersikap.

Pskikiater juga mungkin akan menanyakan riwayat penyakit keluarga, riwayat penyakit, hingga pola tidur. Pengidapnya juga mungkin akan diberikan kuesioner yang dapat diisi.

Saat hasil pemeriksaan dirasa cukup, psikiater kemudian akan mengklasifikasikan kondisi seseorang berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5).

Tujuan pengobatan gangguan bipolar adalah untuk menurunkan frekuensi terjadinya fase-fase mania dan depresi agar pengidapnya dapat hidup secara normal dan membaur dengan lingkungan.

Selain memperbaiki pola hidup, penanganan biasanya mencakup pemberian obat- obatan yang dikombinasikan dengan terapi psikologis (contohnya terapi perilaku kognitif).

Mau Jadi TNI? Ketahui Dulu Tes Fisiknya

TNI banyak melakukan kegaiatn fisik yang prima dengan demikian hanya calon dengan kemampuan fisik yang baik yang bisa lulus menjadi TNI.

Namun, calon tak perlu khawatir jika kemampuan fisik bukan bawaan lahir. Karena kemampuan itu bisa diperoleh dengan cara berlatih.

Namun, harus disadari bahwa latihan yang dilakukan bukan sekedar latihan. Latihan tersebut harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dan benar sesuai dengan jenis tes yang akan dihadapi.

Jenis Tes Fisik TNI

Di bawah ini kami berikan berbagai tes fisik yang harus dilewati oleh calon TNI untuk kalian yang berencana menjadi TNI.

1.Lari Selama 12 Menit

Semua orang yang sehat tentu sering berlari. Namun, berlari si sini bukan berlari biasa melainkan berlari yang terukur baik waktu maupun jarak tempuhnya.

Karena itu, kalian harus sering berlatih latihan pertama yaitu berlari selama 12 menit, sebaiknya lakukan latihan ini dengan mengelilingi lapangan sepak bola berukuran standar 400 m.

Untuk calon peserta pria, setidaknya mencapai 6 kali atau 2400 meter selama 12 menit, untuk calon wanita setidaknya mencapai 5 kali atau 2000 meter, lakukan Latihan lari ini secara rutin agar kemampuan dapat meningkat dari waktu ke waktu.

2.Pull Up untuk pria dan Wanita Chinning untuk wanita

Pull Up untuk calon pria adalah gerakan yang diawali dengan bergantung pada tongkat horizontal kemudian menarik badan ke atas sampai dagu melewati tongkat itu dan kembali turun sampai tangan lurus.

Sedangkan calon wanita lakukan chinning dengan berdiri di depan tongkat mendatar kaki tetap menginjak tanah kemudian tarik badan ke depan dan kembali ke belakang latihan ini minimal lakukan sebanyak 40 kali secara sempurna.

3. Sit Up

Sit Up adalah gerakan yang sangat mengandalkan kekuatan otot perut tujuannya memang untuk memperkuat otot perut.

Posisi tangan dianyam di belakang kepala, pada saat terlentang ke belakang kedua siku tangan harus menyentuh lantai, pada saat bangun upayakan sampai mencium lutut latihan ini dilakukan dengan hati-hati jangan sampai menimbulkan cedera pada otot perut karena pemaksaan.

4. Push Up

Push Up adalah Gerakan naik turun dengan bertumpu pada kedua tangan dan kaki untuk laki-laki bertumpu pada ujung kaki dan wanita bertumpu pada lutut saat turun badan tidak menyentuh tanah dan pada saat naik tangan kembali lurus lakukan gerakan secara sempurna.

karena hanya gerakan yang sempurna yang dihitung untuk calon laki-laki setidaknya 35 kali dan 30 kali untuk wanita seluruh gerakan dilakukan tidak lebih dari 1 menit.

5. Shuttle run

Shuttle run adalah lari membentuk angka 8 di antara 2 buah tiang yang berjarak 10 m sebanyak tiga kali sampai Kembali ke tempat start semula tes ini untuk mengukur akselerasi dan kelincahan,

tiap peserta upayakan waktu yang diperlukan tidak lebih dari 20 detik meskipun tampak muda calon peserta Tes harus rajin berlatih pada awalnya mungkin calon memerlukan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan kegiatan sateran

6. Renang

Keterampilan berenang tidak dapat diperoleh secara instan Oleh karena itu calon peserta Tes terutama yang belum dapat berenang harus memulai berlatih beberapa bulan sebelum pelaksanaan Tes.

Namun harus diingat bahwa berlatih berenang Sebaiknya tidak dilakukan sendirian ajaklah teman atau pelatih Mengapa untuk menjaga kemungkinan terjadinya kecelakaan atau tenggelam.

Jika berlatih sendiri berlatihlah di kolam yang dangkal mula-mula menyelam lah sampai seluruh tubuh benang berdiam lah disana beberapa saat sesuai kemampuan menahan nafas untuk menyesuaikan diri sekaligus untuk menghilangkan rasa takut.

Jika sudah dapat berenang berlatihlah dengan gaya bebas atau gaya apa saja yang dikuasai berlatihlah seminggu sekali atau dua kali sampai mampu menempuh jarak 25 M berlatihlah dengan rutin dan sungguh-sungguh untuk mencapai hasil yang maksimal.

Itulah 6 tes fisik yang akan dilakukan jika kalian mendaftar TNI. Sudah siap?

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Untuk Menghindari Stress

Siapa sih yang mau terkena penyakit? Tentu setiap orang pasti menginginkan tubuh yang sehat. Namun, untuk mendapatkan tubuh yang sehat kita harus pintar-pintar menjaganya.

Menjaga tubuh tetap sehat juga akan mengurangi kemungkinan stress yang akan terjadi pada diri kita. Sayangnya, belum banyak orang yang mengerti hal ini.

Cara Menjaga Kesehatan Tubuh

Sebenarnya, ada banyak hal yang bisa kalian lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Nah, untuk memudahkan kalian, di bawah ini kami berikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan tubuh yang bisa kalian lakukan.

1.Makan Sayuran

Sayuran hijau dan berdaun kaya akan vitamin yang bisa membantu kalian menjaga diet tetap seimbang serta mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Memakan sayuran criciferous, seperti brokoli, kembang kol, dan kol, dapat membantu mengirimkan sinyal kimia ke tubuh yang meningkatkan protein pada permukaan sel yang diperlukan untuk membuat kerja sistem kekebalan tubuh lebih optimal.

2.Kosumsi Vitamin D

Kurang vitamin D dalam tubuh akan menyebabkan gejala seperti pertumbuhan tulang yang buruk, masalah jantung, serta sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Makanan yang mengandung sumber vitamin D yang baik antara lain hati sapi, telur, ikan tuna, ikan salmon, dan jamur.

Kalian juga bisa membeli suplemen vitamin D dan pilih yang mengandung D3 karena ini baik dalam meningkatkan kadar vitamin D dalam darah.

3.Olahraga Rutin

Dengan aktif berolahraga secara rutin tentu saja akan membuat tubuh kalian lebih bugar dan langsing. Kalian bisa memulainya dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki.

Penelitian juga membuktikan bahwa olahraga teratur bisa mencegah peradangan dan penyakit kronis, mempercepat peredaran sel darah putih, serta mengurangi stress.

4.Minum Teh Hijau

The hijau memiliki manfaat kesehatan yang baik karena memiliki tingkat antioksidan yang tinggi. Kandungan ini bisa menurunkan tekanan darah seta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

5.Tidur Cukup

Tidur yang cukup juga menjadi salah satu kunci kekebalan tubuh yang kuat. Orang yang tidur minimal 8 jam setiap malam selama dua minggu akan menunjukkan kekebalan tubuh yang kuat dari serangan virus dan kuman bakteri.

Sementara orang yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam akan 4 kali lebih mudah mengalami flu karena virus dibandingkan orang yang tidur 7 jam atau lebih.

Hal ini disebabkan oleh Sitokin yang dilepaskan tubuh selama tidur. Sitokin adalah sejenis protein yang membantu tubuh melawan infeksi dengan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6.Kelola Stress Dengan Baik

Stress terbukti bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga membuat orang lebih mudah terserang penyakit.

Kortisol akan membantu melawan peadangan dan penyakit. Pelepasan hormon secara konstan pada orang yang mengalami stres kronis ternyata dapat mengurangi kemampuan hormon tersebut.

Hal ini bisa mengakibatkan tubuh mengalami peradangan dan rentan terhadap penyakit. Jadi, salah satu cara menjaga kesehatan tubuh yang tepat adalah dengan mengendalikan stress.

Kalian bisa mencoba melakukan latihan yoga atau meditasi untuk mengendalikan atau menghilangkan stress.

7.Bersosialisasi

Rasa kesepian seringkali dikaitkan sebagai pemicu dari beberapa penyakit, terutama pada orang yang baru sembuh dari operasi jantung.

Penelitian menunjukan bahwa isolasi sosial dapat meningkatkan stres, yang memperlambat respon kekebalan tubuh dan kemampuan untuk menyembuhkan dengan cepat.

Itulah 7 tips menjaga kesehatan tubuh agar tidak cepat stress. Semoga artikel ini bermanfaat.