Pernah Dengar Skizofrenia Paranoid? Yuk Ketahui Apa Itu dan Apa Penyebabnya

Skizofrenia Paranoid adalah salah satu tipe Skizofrenia dimana pengidapnya mengalami delusi bahwa orang lain ingin melawan dirinya atau anggota keluarganya.

Sementara, Paranoid adalah jenis Skizofrenia dengan kasus yang sering terjadi. Umumnya, penderita Skizofrenia Paranoid akan merasa bahwa dirinya lebih kuat, lebih hebat, dan bahkan memiliki pengaruh besar dari musuh-musuh khayalan mereka lewat halusinasi tak nyata yang mereka alami.

Apa Penyebab Skizofrenia Paranoid?

Skizofrenia Paranoid memiliki berbagai faktor yang bisa meningkatkan peluang seseorang untuk mengalaminya, antara lain:

  • Infeksi virus dan malnutrisi pada janin
  • Usia ketika mengandung
  • Stres pada usia muda
  • Rasa trauma saat masih anak-anak
  • Adanya penyalahgunaan obat-obatan

Beberapa peneilitian menyebutkan bahwa kebanyakan jenis Skizofrenia Paranoid disebabkan oleh terjadinya disfungsi pada otak yang terjadi karena faktor keturunan dan lingkungan.

Pemicunya sendiri adalah stress dan trauma. Selain itu, stress pada usia muda, penyalahgunaan obat-obat tertentu, dan obat-obatan terlarang atau narkoba bisa menjadi salah satu penyebab dan faktor risiko Skizofrenia Paranoid bisa terjadi.

Aspek psikologis berperan sangat penting dalam memicu timbulnya Skizofrenia Paranoid pada seseorang.

Selain stress di usia muda, rasa trauma pada masa kecil juga bisa memicu Skizofrenia Paranoid. Rasa trauma tersebut bisa terjadi karena banyak hal.

Misalnya menerima perlakuan yang tidak menyenangkan secara fisik maupun verbal saat masih kecil, atau melihat kejadian yang sulit dilupakan dan mencip0takan kekuatan tersendiri sampai menginjak usia dewasa.

Gejala Skizofrenia Paranoid

Gejala utama bagi para pengidap Skizofrenia Paranoid adalah:

  • Delusi paranoid yang rutin dan stabil.
  • Merasa dirinya lebih hebat dari kenyataan.
  • Halusinasi suara.
  • Rasa cemas, curiga dan suka menyendiri.
  • Mengalami perasaan cemburu tidak realistis.
  • Mempunyai gangguan persepsi.

Pengidap Skizofrenia Paranoid juga memiliki gejala ringan dari gejala utama yang timbul, seperti:

  • Terobsesi dengan keadaan sekarat atau kekerasan.
  • Suasana hati yang tidak stabil.
  • Berubah pola tidur dan makan.
  • Meningkatnya konsumsi minuman keras atau obat-obatan.
  • Mengucapkan salam perpisahan yang tidak biasa.
  • Membagikan barang pribadi pada orang terdekat.

Diagnosis terhadap Skizofrenia Paranoid bisa dilakukan melalui berbagai pemeriksaan. Hal ini karena banyaknya pemeriksaan dan evaluasi terhadap gejala yang muncul agar dokter tak salah mendiagnosis atau tertukar dengan gangguan kejiwaan lainnya.

Pemeriksaan atau diagnosis terhadap Skizofrenia Paranoid dilakukan melalui pemeriksaan darah, proyeksi atau pencitraan otak dan saraf (neuroimaging test) menggunakan MRI, dan pemeriksaan riwayat keluarga atau keturunan.

Selain itu, ada pemeriksaan lewat hasil tes dan evaluasi dari psikiater yang juga harus dilakukan. Seseorang dapat didiagnosa Skizofrenia Paranoid jika sudah mengalami dua gejala utama selama satu bulan atau lebih.

Terutama saat gejala utama yang dirasakan tersebut sudah menghambat aktivitas sehari-hari orang tersebut.

Pengobatan Skizofrenia Paranoid

Pengidap Skizofrenia Paranoid bisa diobati dengan cara dibawah ini:

  • Perawatan di rumah sakit jiwa
  • Pelatihan keterampilan dan bersosialisasi
  • Pemberian obat-obatan
  • Terapi elektrokonvulsif

Pencegahan Skizofrenia Paranoid

Sampai sekarang, langkah untuk mencegah Skizofrenia Paranoid belum ditemukan. Namun untuk menghindari faktor risiko yang muncul, bisa dilakukan dengan cara berikut:

  • Memperhatikan kesehatan janin

Hal ini dilakukan agar janin tak terinfeksi virus. Selain itu, kebutuhan gizi dan janin harus diperhatikan agar malnutrisi pada kandungan tak terjadi.

  • Menjaga Kesehatan Pikiran

Stress pada usia muda dapat memicu Skizofrenia Paranoid. Karena itu, kesehatan pikiran harus dilakukan dengan menghindari aktivitas yang menimbulkan stress untuk sementara waktu, melakukan kegiatan yang positif dan produktif, liburan, dan lain-lain.

  • Menghindari penggunaan obat-obatan tertentu

Beberapa kandungan dalam obat obatan bisa memicu dan menigkatkan faktor risiko seseorang mengalami Skizofrenia Paranoid.

Itulah penjelasan lengkap mengenai penyakit Skizofrenia Paranoid. Semoga artikel ini bermanfaat.

Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi

Pandemic virus Corona tak bisa dipungkiri selalu menimbulkan keresahan. Jutaan orang terinfeksi di seluruh dunia, ratusan ribu orang meninggal serta ratusan ribu lainnya mengalami penyakit serius dan efek kesehatan jangka panjang.

Namun, bukan hanya itu saja efek pandemic ini, pandemic ini bahkan mengancam kesehatan mental banyak orang.

Mulai dari kecemasan yang terus menerus seputar virus dan kemungkinan infeksi, hingga kekhawatoran tentang orang-orang tercinta yang tinggal jauh serta mereka yang membutuhkan fasilitas perawatan jangka panjang.

Bahkan, sampai terjadi pertengkaran dengan pasangan dan anak-anak yang belakangan ini seringkali terjadi.

Cara Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Corona

Lalu, apa saja yang bisa kita lakukan utnuk menjaga kesehatan mental kita selama maa karantina ini? Bagaimana kita bisa mendapatkan bantuan yang kita butuhkan tanpa membahayakan kesehatan fisik?

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan mental selama pandemic virus corona ini.

1.Bertemu Online Dengan Keluarga dan Teman

Dunia mungkin terkunci, namun internet masih berfungsi, itulah salah satu dari sekian banyak kabar baik bagi kesehatan mental kita.

Dengan koneksi internet, kita masih bisa menghubungi keluarga serta kakek nenek yang ada di kampong halaman, mengobrol dengan orang tersayang yang tinggal jauh, berbicara dengan guru sekolah tentang rencana pelajaran atau menghubungi teman-teman dekat untuk tertawa bersama.

Koneksi online semacam ini bisa menjaga kesehatan mental kita selama masa karantina, jadi kalian bisa memanfaatkan alat teknologi yang kalian miliki.

2.Jadwalkan Sesi Terapi Online

Kalian mungkin pernah mendengar kisah tentang tukang cukur dan penata rambut yang mengandalkan panggilan video dengan klien mereka, mebimbing mereka langkah demi langkah untuk membatu mereka memotong rambut mereka sendiri.

Jika sesuatu yang sepele seperti memotong rambut dapat dilakukan dengan obrolan video, mengapa tidak sesuatu yang mendalam seperti terapi?

Sesi terapi online bisa menjadi hal yang tepat untuk menjaga kesehatan mental, membangkitkan semangat, memberi mekanisme mengatasi apa yang kita butuhkan, dan membantu kta melewati masa karantina dengan kondisi emosional yang baik.

Jika kalian sudah pernah menemui terapis, coba tanyakan apakah mereka dapat mejadwalkan sesi pengobatan jarak jauh melalui video.

3.Bantu Orang Lain Yang Membutuhkan

Banyak orang yang terena imbas secara ekonomi akibat pandemic virus corona, terutama di masa karantina.

Selain banyak orang kehilangan pekerjaan, jutaan usaha kecil di ambang kehancuran finansial. Realitas Konomi akibat pandemic virus corona benar-benar meresahkan.

Dalam kondisi ini, kamu bisa menjadi secercah cahaya bagi orang yang membutuhkan. Yang kamu perlukan hanyalah waktu dan keinginan untuk mewujudkannya.

Kamu bisa membagikan makanan untuk orang yang membutuhkan, menggalang sumbangan untuk membeli alat kesehatan yang kemudian disumbangkan ke rumah sakit atau membagikan masker sekaligus mengedukasi orang-orang yang tak bisa tinggal di rumah karena harus bekerja.

Tidak ada yang lebih baik dari berbagi, terutama ketika ada begitu banyak orang lain yang sangat membutuhkan.

4.Manjakan Diri

Keinginan untuk memanjakan diri sendiri akan selalu tampak menggoda dalam menghadapi pandemic virus corona ini.

Namun, taka da salahnya kalau kamu memperlakukan diri sendiri dengan istimewa. Jika kamu merasa lelah dan berada di ambang krisis kesehatan mental, luangkan waktu sebentar untuk bernapas, rileks, dan lakukan sesuatu hanya untuk diri sendiri.

Kamu bisa menonton film dan acara TV Favorit, menikmati mandi busa, atau membaca buku sambil menyeruput secangkir teh.

Itulah beberapa cara untuk menjaga kesehatan mental kita selama pandemic virus corona ini. Semoga kalian semua selalu sehat dan dilindungi.

Hubungan Kesehatan Mental dan Kesehatan Fisik Yang Harus Kamu Perhatikan

Tubuh dapat dibilang benar-benar sehat jika kita menjaga kesehatan dan mental sekaligus, karena keduanya saling berhubungan.

Kesehatan fisik yang buruk dapat meningkatkan risiko terganggunya kesehatan mental. Sebaliknya, kesehatan mental yang buruk dapat mengakibatkan menurunnya kesehatan fisik kita.

Kesehatan Mental dan Fisik Yang Sama Pentingnya

Menurut Charles Goodstein, MD, seorang profesor psikiater klinis dari New York University’s Langone School of Medicine, otak kita memiliki hubungan yang erat dengan sistem endokrin yang bekerja sebagai pelepas hormone.

Hormone ini berpengaruh pada kesehatan mental kita. Pikiran dan perasaan kita dapat mempengaruhi hormone yang dilepaskan dari sistem endokrin yang kemudian akan mempengaruhi sistem kerja organ tubuh kita.

Ia juga mengatakan bahwa seringkali pasien datang ke dokter dengan keluhan pusing, letih, dan gangguan di perut.

Ternyata, penyebabnya adalah depresi, walau si pasien tidak secara terang-terangan merasa depresi.

Lalu, apa sih contoh pengaruh kesehatan mental terhadap kesehatan fisik?

Misalnya depresi, depresi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.

Kemungkinannya adalah karena depresi akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang berkaitan dengan depresi juga dapat meningkatkan  risiko terkena penyakit.

Misalnya seperti kurang aktivitas fisik dan menurunnya nafsu makan yang tentu saja akan mengurangi kesehatan tubuh.

Orang yang mengalami gangguan kesehatan mental atau sudah di diagnose mengalami depresi biasanya mengalami susah tidur, merasa mudah letih, konstipasi, tidak nafsu makan. Hal ini tentunya akan memberi dampak pada kesehatan fisik kita yang lainnya.

Selain itu, orang yang mengalami kecemasan, atau anxiety berisiko mengalami gangguan fisik yang berkaitan dengan tekanan darah. Umumnya adalah tekanan darah tinggi.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

1.Berolahraga

Selain dapat menjaga kesehatan fisik kita, olahraga juga penting untuk menjaga kesehatan mental kita.

Penelitian menunjukkan bahwa berolahraga akan melepaskan hormone endorphin yang akan membuat kita merasa senang.

Kalian juga tak perlu berolahraga terlalu lama. Cukup jalan pagi selama 1-15 menit saja sudah cukup untuk meningkatkan energy dan membuat mood kita menjadi positif.

Jika kalian tak sempat berolahraga, yang penting kalian banyak melakukan aktivitas fisik.

2.Menjaga Pola Makan Sehat

Nutrisi dibutuhkan untuk mendukung kesehatan fisik dan mental kita.  Terapkan pola makan sehat dengan mengonsumsi protein, lemak esensial, karbohidrat kompleks, vitamin, mineral atau air putih dalam jumlah yang cukup.

Dengan menerapkan pola hidup yang sehat, fisik dan pikiran kita juga akan terasa lebih sehat dan tidak memicu sesuatu yang negative.

3.Tidur Yang Cukup

Kurang tidur bisa mempengaruhi kesehatan jantung, meningkatkan berat badan, dan tentu saja bisa mempengaruhi mood kita yang akan berpengaruh pada kesehatan fisik dan mental kita.

4.Lakukan Pemeriksaan Rutin

Dalam hal ini bukan hanya untuk memantau kesehatan fisik kita namun juga kesehatan mental. Jadi, jika kalian merasa mengalami gangguan secara mental atau emosional, jangan pernah ragu untu bertemu dan berdiskusi dengan ahlinya.

Selain itu, luangkan juga waktu untuk berlibur atau sekedar bertemu dan berkumpul dengan teman-teman terdekat kalian.

Selalu beranikan diri untuk bisa lebih terbuka dan berbicara atau curhat kepada orang terdekat.  Karena, secara tidak langsung, dengan curhat kita akan bisa merasa  lebih tenang sehingga tidak memicu stress.

Semoga kalian juga selalu berada dalam kondisi yang sehat.

Kenali Ciri Mental Breakdown dan Cara Menanggulanginya

Mental breakdown atau yang sering disebut dengan nervous breakdown merupakan kondisi stress berat yang menimpa seseorang hingga ia tidak bisa menjalankan fungsi normalnya sebagai manusia.

Istilah ini sebenarnya sudah tidak lagi digunakan di dunia medis karena dirasa kurang spesifik. Dulunya, istilah ini memng digunakan untuk penyakit mental.

Penyakit itu antara lain depresi, gangguan kecemasa, atau stress akut. Namun sekarang, istilah ini lebih sering digunakan secara awam untuk menggambarkan kondisi seseorang yang sedang merasakan gejala stress secara intens hingga tidak bisa berfungsi dengan baik.

Ciri-Ciri Mental Breakdown

Mental breakdown bukannlah bagian dari penyakit mental yang spesifik, maka orang yang mengalaminya pin biasanya tidak memiliki gejala yang terlalu spesifik selain kesulitan berkegiatan sehari-hari.

Meski begitu, beberapa kondisi ini bisa dilhat sebagai tanda seseorang sedang mengalami mental breakdown:

1.Mengalami Gejala Gangguan Kecemasan dan Depresi

Orang yang mengalami mental breakdown, biasanya tidak akan terlihat jauh berbeda dengan penderita gangguan kecemasan atau depresi.

Saat hal ini terjadi, kamu mungkin akan merasa ingin terus menangis atau bahkan menangis secara tiba-tiba tanpa pemicu yang jelas dan tak bisa berhenti.

Beberapa orang lainnya juga dapat merasakan rasa percaya diri nya turun drastic dan merasa mereka tidak berharga.

Mengalami hal ini juga memicu penderitanya merasa bersalah terhadap segala hal yang terjadi dalam hidupnya.

2.Tidur Terus Menerus Atau Tidak Tidur Sama Sekali

Perubahan pola tidur yang drastic juga perlu di perhatikan sebagai ciri mental breakdown. Orang yang sedang mengalami hal ini bisa saja tidur terus menerus hingga tidak ingin masuk kerja atau sekolah.

Sebaliknya, kondisi yang sama juga bisa menyebabkan insomnia. Mereka akan kesulitan tidur. Sebab, otak mereka tidak bisa rileks dan terus menerus memikirkan masalah yang sedang dialami tanpa mendapat solusi.

3.Selalu Merasa Lelah

Lelah yang dimaksud disini bukanlah rasa lelah biasa yang bisa mampir pada setiap orang. Rasa lelah yang terjadi saat mental breakdown biasanya terasa sangat berat dan membuat kamu benar-benar tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Bahkan, hal yang biasanya kamu anggap menyenangkan akan terasa melelahkan saat dilakukan sehingga kehilangan daya Tarik.

4.Perubahan Nafsu Makan

Sama seperti pola tidur, perubahan pola makan secara drastic juga bisa terjadi pada orang yang sedang mengalami hal ini. Nafsu makan bisa menurun secara drastic atau sebaliknya, meningkat sangat tajam.

5.Merasakan Sakit Secara Fisik

Meski adal gangguan awalnya dari psikis, namun hal ini bisa merembet ke gangguan fisik dan memicu berbagai penyakit seperti sakit kepala dan sakit perut.

Sakit fisik ini biasanya akan datang secara tiba-tiba dan tidak diketahui asalnya.

6.Sulit Fokus

Saat mengalami mental breakdown, kamu akan terlihat linglung dan sulit focus. Seolah-olah otak sedang berkabut dan tak bisa berpikir jernih. Pada beberapa kasus hal ini bisa menyebabkan disorientasi dan hilang ingatan sementara.

7.Sesak Napas

Sesak napas merupakan ciri dari banyak gangguan mental terutama gangguan kecemasan. Selain sesak napas, napas yang tersenggal-senggal secara tiba-tiba juga bisa menandakan kamu sedang mengalami mental breakdown.

Agar kondisi ini bisa diatasi, kalian bisa berkonsultasi ke dokter, menjalani terapi kognitif atau berkonsultasi dengan psikiater, menjalani terapi alternative seperti yoga, mengurangi konsumsi alcohol dan kafein, dan mencoba cara-cara untuk bisa tidur dengan tenang.

Mengasah Mental Dalam Berjualan

Mengasah Mental Dalam Berjualan

Percayakah anda dalam diri setiap orang memiliki jiwa sales atau penjual? Diri setiap orang mempunyai jiwa dalam menjual yang sangat perlu diasah. Karena dengan adanya jiwa ini maka kamu akan mendapatkan uang secara cepat.

Maupun kamu memiliki jiwa penjual atau sales skill yang terasah pasti akan gagal jika kamu hanya memiliki mental yang tidak kuat. Karena di dalam menjual bukan hanya skill yang diperlukan saja namun, perlu adanya mental yang kuat.

Dengan adanya mental yang kuat dan skill yang terasah akan membuat diri kamu menjadi sales yang handal dan bisa terus mencapai target dalam penjualan anda. Selain membuka usaha dengan berjualan bahan pokok, produk, peralatan dan sebagainya. Tentu mengikuti taruhan online nova88 jalan terbaik, sekarang agen nova88 juga banyak dijadikan tempat memasang judi bola dan game online penghasil uang lainnya. Sekarang dengan adanya bonus taruhan 100%, membuat situs judi nova88 menjadi primadona di kanca taruhan online.

Trik Mengasah Mental Dalam Berjualan

Pernahkah kalian merasa atau melihat produk barang yang harganya mulai dari murah hingga mahal. Tidak peduli itu barang murah atau mahal setiap sales handal dapat menjual barang tersebut kepada konsumen yang ingin mencari produk dengan harga murah bersama kualitas baik. Namun ada saja Sales yang berkerja dengan tekun, serta mengamati pasaran penjualan adalah ilmu yang berharga, sambil turut menggunakan layanan taruhan, yang terdapat di link alternatif nova88 online terbaru, untuk membangun lokasi usaha.

Mengasah Mental Dalam Berjualan

Ini adalah hal yang sangat mustahil tapi memang itulah penjualan dimana anda menjadikan hal yang mustahil itu menjadi mungkin. Dengan trik mengasah mental ini akan membantu diri kamu meningkatkan penjualan.

Optimis

Pada saat melakukan penjualan maka usahakan untuk mempercayai produk kalian sendiri. Dengan kau percaya pada produk anda sendiri maka akan membuat diri kamu bisa menjualnya kepada costumer anda. Dengan adanya rasa optimis ini kamu akan semangat dan selalu mendatangkan aura positif. Optimis ini juga akan membuat diri kamu percaya diri, dalam melakukan usaha apa saja, termasuk kerjakan bidang judi bola online nova88.

Karena banyak pengusaha muda yang bersikap optimis dalam memasang produk penjualannya, dan juga daftar akun nova88 demi bisa bermain judi bola bersama modal kecil, bertujuan untuk membuat cabang pada usahanya. Anda melebarkan koneksi penjualan, dengan agen bola nova88 terpercaya para calon pengusaha, banyak meraih banyak modal usaha dengan sukseskan betting bola online yang situs taruhan nova88 sediakan.

Tidak Takut Penolakan

Nah, ketika kamu sedang berjualan jangan lupa selalu akan terjadi penolakan. Penolakan adalah hal yang sangat biasa jika kamu sedang berjualan dianalogikan dengan seorang petinju yang kena tinju. Namun, dari banyaknya penolakan yang terjadi ini kamu akan bisa mendapatkan penjualan. Mulai saat ini cobalah untuk membangun mental kamu dengan menset cara berpikir kamu sebelum berjualan adalah mencari sebanyak-banyaknya penolakan.

Tetap Semangat

Kunci sebuah keberhasilan dalam menjual adalah semangat. Ketika kamu sudah mempunyai mental down maka tentu saja akan membuat diri kamu putus asa dan sudah bermalas-malasan. Ini adalah hal yang akan membuat tujuan kamu tidak tercapai. Pastikan diri kamu terus semangat agar bisa on the track. Buku Motivasi sangatlah penting untuk membangun mental kamu agar bisa berjualan.

Itulah cara untuk mempunyai mental dalam berjualan. Sangat simpel namun menjadi sebuah tantangan untuk para sales. Ingatlah untuk tetap membangun mental anda setiap hari tanpa terasa nantinya kamu sudah berada di level skill berjualan lebih tinggi dan tentunya akan membawa diri kamu menjadi seorang pengusaha sukses nantinya.