Ciri Emotional Breakdown Yang Harus Diperhatikan

Emotional atau nervous breakdown dikategorikan Sebagai situasi penuh stress yang bisa membuat seseorang tak mampu berfungsi secara normal dalam kesehariannya.

Biasanya disebabkan oleh stress dan rasa cemas saat seseorang merasa overwhelmed atau kewalahan dalam satu aspek dalam hidupnya, misalnya pekerjaan, hubungan, dan stress sosial.

Walau begitu, ini bukanlah kondisi ataupun istilah medis, namun bisa berkembang menjadi gangguan mental yang perlu diwaspadai dan ditangani segera.

Ciri Emotional Breakdown Yang Harus Kamu Tahu

Emotional Breakdown adalah cara tubuh memberitahu bahwa sudah kelewat batas, berikut ini adalah 6 tanda emotional breakdown.

1.Detak Jantung tak Beraturan

Emotional Breakdown bisa diidentifikasi melalui beberapa gejala fisik, detak jantung tak beraturan cenderung menjadi yang paling sering dirasakan.

Saat kamu mengalami emotional breakdown, kamu sering merasa jantungmu berdebar-debar hingga nyaris menyesakkan. Ini bisa memperburuk masalahnya dan bisa membuatmu sulit untuk menenangkan diri.

2.Kepala Sakit dan Tegang

Stress dan rasa cemas bisa menjadi sumber tanda yang satu ini. Karena dua hal tersebut mampu mengganggu kita secara fisik dan sering keinginan kita untuk memendam segala hal membuat tubuh kita menjadi tegang.

Pada akhirnya, rasa tegang ini berpindah ke kepala dan menyebabkan rasa sakit. Jika kamu mendadak merasa membungkuk atau tidak berjalan dengan benar, coba benarkan posturmu dan pijat bagian tengkukmu.

3.Jam Tidur Berantakan

Saat stress, tidurmu juga akan ikut berantakan dan sulit mendapat tidur yang cukup. Kadang, stress yang intens bisa menyebabkan tidur berlebihan, di mana saat bangun kamu akan merasa kurang tidur atau kamu merasa ingin berada di kasur saja seharian.

Stress juga bisa menyebabkan insomnia, yang membuatmu terjaga hingga berjam-jam atau bangun dari tidur berkali-kali dan terbangun lebih awal.

4.Sering Mulas

Stress, gelisah, dan kecemasan menjadi akar dari sakit perut kronis. Sistem pencernaan berhubungan secara langsung dengan kesehatan mentalmu, sehingga ketika pencernaanmu bermasalah, kemungkinan besar otakmu juga memiliki masalah.

Sindrom iritasi usus atau IBS biasanya dipicu oleh sistem imun yang merespon terhadap kadar stress berlebihan.

5.Sulit Konsentrasi

Tanda lainnya adalah kesusahan untuk berkonsentrasi. Pikiranmu terlalu berfokus pada banyak hal terlalu lama dan kini nyaris tak mungkin untuk berkonsentrrasi pada kegiatan atau tugas tertentu.

Stress memiliki kemampuan untuk meningkatkan ruang penyimpanan di dalam otak dan membantumu berkonsentrasi, namun stress kronis justru kebalikannya.

Dalam beberapa kasus yang parah, stress bahkan bisa mulai menghancurkan kemampuan otak dalam menyimpan memori.

6.Cemas

Rasa cemas timbul dari rasa takut yang intens dan kronis. Rasa ini membuat nyaris mustahil untuk melihat selain masa kini karena adanya rasa atau sensasi lumpuh.

Phobia biasanya lebih terkait dengan rasa takut itu sendiri karena membuat orang menjadi stress. Biasanya pada pengidapnya akan diresepkan obat-obatan, namun akan lebih baik menggunakan perawatan alamiah seperti melakukan yoga atau berolahraga rutin.

Nah, itulah 6 tanda dari emotional breakdown yang harus kalian perhatikan. Jika sudah mengalami gejala-gejala seperti itu, sebaiknya cari tahu penyebabnya dan segera berkonsultasi.

Atau, lupakan sejenak pikiran tersebut dengan keluar bersama teman-teman atau keluarga kalian. Buat diri kalian lebih rileks dan santai untuk menghindari dan agar tak terjadi emotional breakdown tersebut.

Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga kalian selalu dalam keadaan yang sehat dan juga bahagia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *